Wednesday, 5 December 2012

Chicharito Buat Fergie Dilema Besar



Chicharito Buat Fergie Dilema Besar - Penyerang Manchester United Javier 'Chicharito' Hernandez kembali menunjukkan performa bagus. Hal itu lantas membuat Sir Alex Ferguson merasakan dilema besar dalam menentukan komposisi timnya.

Chicharito baru saja menambah koleksi golnya di musim ini. Dua gol yang disarangkan gawang Fulham di Piala FA akhir pekan silam membuat striker internasional Meksiko itu kini mempunyai 14 gol, terbanyak kedua di bawah Robin van Persie.

Fergie menilai penampilan on fire Chicharito dipengaruhi oleh masa libur yang lebih panjang di musim panas lalu. Namun, kini sang manajer menjadi "pusing" menentukan pemainnya di lini depan.

"Dia memiliki liburan di musim panas, mendapat sedikit masa istirahat dan itu menunjukkan keuntungan," ungkap Ferguson di situs resmi klub.

"Ini sebuah dilema besar saat saya memiliki Chicharito di sana. Terkadang saya meninggalkan dia untuk memainkan Robin van Persie, tapi seperti yang saya jelaskan kepada dia, kami memandang dia dengan sangat tinggi."

"Dia adalah seorang profesional yang fantastis, memiliki sikap yang luar biasa di permainan, tidak pernah berhenti berlari atau bekerja dan di setiap latihan selalu sama. Jadi saya sungguh senang untuk dia."

Kontribusi Chicharito bersama Van Persie, Wayne Rooney dan Danny Welbeck sukses membawa MU memimpin sementara Premier League. Mereka kini dibandingkan dengan kuartet legendaris; Dwight Yorke, Andy Cole, Ole Gunnar Solskjaer dan Teddy Sheringham.

"Empat striker di ''99 sangat fantastis. Anda tidak mungkin mengkritik mereka, tapi kami kini memiliki empat pemain yang sama bagusnya," simpul Fergie.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Baca Juga !

Schweinsteiger: Ballack Layak Mendapatkan Laga Perpisahan  

 
 

Michael Balack sudah mengakhiri kariernya sebagai pesepakbola Oktober tahun lalu. Federasi sepakbola Jerman (DFB) dinilai layak untuk menggelar laga perpisahan sebagai satu penghargaan untuknya.

Ballack boleh dibilang mengakhiri kariernya di timnas dengan tak manis. Dia yang mendapatkan cedera pergelangan kaki saat masih membela Chelsea, akhirnya gagal masuk dalam skuat Der Panzer di Piala Dunia 2010.

Tapi, cedera yang menimpa Ballack itu seakan membuka jalan untuk pemain-pemain muda semisal Thomas Mueller, Sami Khedira dan Mesut Oezil untuk bersinar saat membela Die Mannschaft.

Jerman yang diisi oleh pemain-pemain muda bisa tampil bagus bahkan hingga mampu mengakhiri kompetisi di tempat ketiga. Prestasi itu menyamai raihan mereka saat menjadi tuan rumah turnamen yang sama empat tahun sebelumnya.

Dengan apiknya performa skuat muda Jerman, Joechim Loew memutuskan untuk tak lagi memanggil Ballack untuk memperkuat timnas. Ballack pun akhirnya memutuskan pensiun dari timnas bulan Juni 2011 dan sepenuhnya menggantung lebih dari setahun setelahnya.

Tak seperti Oliver Kahn yang dibuatkan pertandingan perpisahan, hingga kini DFB belum juga mengisyaratkan untuk melakukan hal serupa untuk Ballack.

Oleh karena itu, salah satu penggawa timnas Jerman, Bastian Schweinsteiger, menilai bahwa DFB layak menggelar satu pertandingan perpisahan sebagai bentuk penghargaan atas prestasinya di timnas.

"Dia adalah salah satu pemain terbaik yang pernah kami miliki. Sialnya, selalu tertanam di pikiran Anda bahwa dia tidak pernah memenangkan satu gelar internasional," jelas Schweinsteiger di Fox Sports Asia.

"Tak beruntungnya, dia tidak mendapatkan penghargaan yang layak dia dapatkan. Dia melakukan hal yang luar biasa untuk sepakbola Jerman."

"Saya melihatnya baru-baru ini di Munich dan dia menanyakan kepada saya apakah saya ingin mermain di laga perpisahan, jika dia mengundang saya, dan klub mengizinkan, saya akan datang," ungkapnya.

Ballack memang belum pernah memenangi satu piala saat membela timnas. Namun, catatan dua kali runner-up piala dunia dan satu tempat kedua di Piala Eropa merupakan satu prestasi yang tak begitu buruk.

Chicharito Buat Fergie Dilema Besar Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Yakenzu Toby