Thursday, 20 December 2012

Pensiun atau Tambah Kontrak, Giggs?

Software ERP Indonesia


 Pensiun atau Tambah Kontrak, Giggs? - Ryan Giggs tahun ini sudah menginjak usia yang ke-39. Dengan Manchester United masih akan menawarkan kontrak baru, winger asal Wales itu belum membuat keputusan terkait masa depannya.

Dengan usia yang sudah sangat senja untuk seorang pesepakbola, MU dalam beberapa musim terakhir hanya menyodori kontrak satu musim buat Giggs. Dan dalam tahun-tahun tersebut Giggs membuktikan kalau dirinya masih bisa berperan, yang membuat kontrak baru terus datang di akhir musim.

Kondisi serupa terjadi lagi tahun ini. Meski sejauh ini cuma dimainkan 16 kali di semua kompetisi, Giggs toh masih bisa berkontribusi besar. Salah satunya adalah assist yang membuat MU bermain imbang 2-2 saat menghadapi West Ham United di Piala FA.

Namun saat ditanya soal kemungkinan dirinya akan menambah kontrak satu tahun lagi bersama The Red Devils, Giggs belum bisa memberi jawaban pasti.

"Saya akan lihat apa yang saya rasakan dan bagaimana saya berkontribusi, baru setelah itu saya akan duduk dan berbicara dengan manajer. Saya tenang dengan hal itu. Saya menikmati sepakbola saya saat ini, tapi akhir musim tinggal beberapa bulan saja dan Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi," sahut Giggs dalam wawancaranya dengan Sunday People dan dikutip dari Skysports.

Sempat belajar di akademi Manchester City, Giggs muda pindah ke sekolah sepakbola MU pada tahun 1987. Dia kemudian masuk tim utama 'Setan Merah' di tahun 1990 dan terus mempertahankan posisinya hingga sekarang.

"Saya harus berkontribusi dan juga menikmati keduanya, baik berlatih maupun bertanding. Dalam satu hal saya mendapatkan jalan yang lebih mudah dibanding pemain-pemain muda, dan itu karena manajer menyadari saya punya kebutuhan yang berbeda saat ini."

"Tapi jangan salah, kebugaran saya juga harud diperhatikan, kalau tidak bugar saya tidak akan bisa berkompetisi dengan pemain lain dalam latihan atau saat bertanding," lugas Giggs.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Baca Juga !

Catatan 15 Musim Terakhir La Liga Boleh Bikin Barca Pede

 

Paruh pertama La Liga Primera 2012-13 telah tuntas dengan Barcelona memuncaki klasemen. Meski musim masih tersisa separuh, catatan dalam belasan musim terakhir menunjukkan Barca kini ada di atas angin.

Sampai dengan jornada 19 Barca memuncaki klasemen La Liga dengan 55 poin, unggul 11 poin dari Atletico Madrid yang ada di posisi dua dan 18 poin dari Real Madrid di posisi tiga.

Menilik data statistik yang dimunculkan Infostrada Live, Barca sejauh ini boleh optimistis. Pasalnya, dalam 15 musim terakhir La Liga cuma ada tiga tim yang gagal jadi kampiun di akhir musim setelah sebelumnya juga memimpin klasemen di pertengahan musim.

Madrid menjadi tim pertama dalam periode itu, setelah memuncaki klasemen tengah musim 2001/2002, tetapi kemudian disalip Valencia yang di akhir musim jadi juara.

El Real kemudian ganti menjadi tim yang lebih dulu ketinggalan di akhir musim sebelum kemudian menyalip tim lawan, dan akhirnya jadi juara, pada musim 2002/2003. Di tengah musim ada Real Sociedad yang bercokol di pucuk klasemen.

Di musim 2006/2007, yang harus jadi perhatian untuk Lionel Messi cs musim ini, Barca memuncaki klasemen di pertengahan musim. Namun, di akhir musim justru Madrid-lah yang menjadi juaranya dengan raihan poin setara dengan Barca.

Di dalam 15 musim terakhir La Liga, Barca sudah delapan kali memimpin klasemen tengah musim, dengan tujuh di antaranya kemudian juga sukses dimenangi. Satu-satunya kegagalan adalah pada musim 2006/2007 sebagaimana disebutkan sebelumnya.

Pensiun atau Tambah Kontrak, Giggs? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Yakenzu Toby