Tuesday, 25 December 2012

'Selain Barca, Semua Klub Membeli Kesuksesan'




'Selain Barca, Semua Klub Membeli Kesuksesan' - Bomber Manchester City, Sergio Aguero, menanggapi kritik yang menyebut klubnya cuma mengandalkan uang untuk meraih kesuksesan. Menurutnya, semua klub juga melakukan hal yang sama, kecuali Barcelona.

Sekitar satu dekade yang lalu, City bukanlah tim yang diperhitungkan di Premier League. Di bawah asuhan Kevin Keegan, The Citizens baru saja promosi dari Divisi Championship.

Tapi, situasi mulai berubah sejak tahun 2007, saat City diakuisisi Thaksin Shinawatra. Thaksin kemudian mengucurkan uangnya dan City bisa membeli beberapa pemain bintang meski bukan bintang kelas satu.

Setahun berselang, perubahan yang lebih drastis terjadi. City dibeli oleh konsorsium Abu Dhabi United Group yang dipimpin Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan.

Dikuasai pemilik yang lebih kaya, City pun lebih leluasa membeli pemain mahal. Sejak saat itulah, bintang-bintang seperti Robinho, Emmanuel Adebayor, Kolo Toure, Carlos Tevez, Mario Balotelli, Edin Dzeko, David Silva, sampai Aguero sendiri berbondong-bondang datang ke Eastlands.

Investasi besar yang sudah dikucurkan Sheikh Mansour sejauh ini sudah membuahkan hasil. Satu trofi Piala FA, satu trofi Premier League, dan satu Community Shield jadi balasan atas dana ratusan juta poundsterling di bursa transfer.

Keberhasilan City itu kemudian memancing "kecemburuan" dari klub-klub lain. Mereka mengkritik City karena mengandalkan kekuatan finansial pemiliknya.

Di mata Aguero, tak ada yang salah dengan apa yang sudah dilakukan klubnya karena klub-klub lain juga melakukan hal serupa, membeli pemain-pemain berharga mahal di bursa transfer. Menurutnya, hanya Barca saja yang mengandalkan pemain-pemain lulusan akademi sendiri.

"Sejumlah orang mengatakan tim ini dibangun dengan uang, seolah-olah tim lain tidak begitu," ucap Aguero di Mirror.

"Saya ingin menjelaskan. Cuma Barcelona saja yang punya pemain-pemain dari sistem pengembangan pemain muda mereka. Klub-klub lainnya, termasuk kami, tidak bisa begitu," katanya.

"Kadang-kadang saya berpikir orang-orang tidak menghargai apa yang sudah kami lakukan. Kami adalah juara Premier League," seru penyerang internasional Argentina ini.

"Kami memenangi titel bahkan meski Manchester United sempat unggul jauh atas kami. Kami tak menyerah dan berjuang sampai akhir. Pastinya kami adalah tim terbaik," tuturnya.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Baca Juga !

Suarez Dibela Fowler

 

Penyerang Liverpool Luis Suarez sedang menuai kritik menyusul kontroversi yang lahir di laga kontra Mansfield Town. Tetapi menurut Robbie Fowler, yang juga pernah membela 'Si Merah', Suarez tak melakukan kesalahan apapun.

Akhir pekan lalu Suarez membantu Liverpool lolos ke babak keempat Piala FA dengan menyingkirkan Mansfield. Dalam kemenangan 2-1 untuk 'The Reds', Suarez mencetak gol kedua timnya.

Yang menjadi masalah, gol yang dicetak oleh penyerang asal Uruguay tersebut berbau handball. Manajer Liverpool Brendan Rodgers pun mengakuinya, meski ia menduga ofisial menilai bahwa itu bukanlah kesengajaan sehingga tidak menganulir gol itu.

Apapun, kontroversi telah lahir. Kritik pun dituai Suarez, sesuatu yang akhirnya membuat Fowler urun komentar.

"Jika ia harus bilang ke wasit bahwa ia sudah menyentuh bola dengan tangannya, apakah pemain bertahan juga harus maju dan bilang ke wasit setiap kali mereka melanggar seorang penyerang? Ini benar-benar menggelikan," kata Fowler di Sportsmole.

"Suarez tidak salah apa-apa dan saya terkesima melihat reaksi yang ada. Saya bahkan tak percaya ia melakukannya dengan sengaja."

"Saya pikir dengan caranya mengirim bola ke dalam gawang, ia berasumsi itu akan dianulir, tapi jika ada kritik itu mestinya ditujukan ke wasit, bukan ke pemain," lugas mantan penyerang internasional Inggris tersebut.

'Selain Barca, Semua Klub Membeli Kesuksesan' Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Yakenzu Toby